Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Kolonel Mohammad Afshar, Kepala Kepolisian Distrik Dua Polisi Pencegahan Ibu Kota, menyatakan: Setelah menerima sejumlah laporan dari warga dan peziarah Arba’in Husaini terkait pencurian barang dan dokumen mereka di bus-bus kota dan antarkota, penanganan kasus ini secara khusus dimasukkan ke dalam agenda petugas Kantor Polisi 118 Sattarkhan.
Ia menambahkan: Pemeriksaan lapangan, keterangan para korban, dan langkah-langkah intelijen menunjukkan bahwa pencurian-pencurian tersebut umumnya terjadi di bus-bus yang menuju perbatasan barat negara. Berdasarkan hal itu, patroli terbuka dan tertutup polisi di Terminal Barat dan Lapangan Azadi ditingkatkan.
Kolonel Afshar melanjutkan: Dalam pemantauan yang terarah, petugas mencurigai seseorang yang mengenakan seragam dan menggunakan tanda salah satu koperasi transportasi, serta sedang mengawasi para penumpang. Tersangka mencoba melarikan diri ketika melihat polisi, tetapi setelah pengejaran singkat di area Terminal Park-Savar Azadi, ia berhasil ditangkap.
Ia menegaskan: Dalam penggeledahan terhadap tersangka, ditemukan empat unit telepon genggam dan tiga paspor curian. Setelah dibawa ke kantor polisi, tersangka mengakui 13 kasus pencurian barang dan dokumen milik para peziarah. Hingga kini, lima orang pelapor juga telah hadir di kantor polisi dan mengenali tersangka sebagai pelaku pencurian.
Kepala Kepolisian Distrik Dua Polisi Pencegahan Ibu Kota menyatakan bahwa penyelidikan untuk mengidentifikasi korban-korban lainnya serta mengungkap kemungkinan tindak kejahatan lain masih terus berlangsung. Ia meminta para peziarah agar saat berada di terminal-terminal perjalanan, selalu menjaga dokumen, paspor, dan barang-barang berharga mereka dalam pengawasan langsung, serta hanya mempercayai petugas yang memiliki identitas dan izin resmi.
Ia juga menekankan agar para peziarah tidak meletakkan telepon genggam, dompet, dan dokumen di saku belakang atau tas yang tidak memiliki pengamanan. Saat naik atau turun dari bus, karena kepadatan massa, mereka diminta lebih berhati-hati menjaga barang-barang mereka. Apabila melihat orang mencurigakan atau terjadi pencurian, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian tersebut melalui panggilan ke pusat darurat kepolisian 110 atau mendatangi unit polisi terdekat, agar pelaku pencurian dapat ditangkap secepat mungkin.
Komentar Anda